Jenis Truk CDD

Mengenal Jenis-Jenis Truk CDD Beserta Dimensinya

Menggunakan sebuah armada untuk aktivitas usaha memiliki peran penting termasuk penggunaan jenis-jenis truk CDD. Armada satu ini bisa untuk menunjang berbagai kebutuhan personal maupun kebutuhan bisnis.

Maka dibutuhkan kendaraan angkutan yang mampu membawa barang dalam jumlah besar dalam sekali perjalanan. Hal ini sangat penting karena dapat menekan biaya pengiriman serta mempercepat proses pengiriman itu sendiri.

Mungkin Anda sudah melihat ada banyak jenis truk dengan model berbeda-beda. Namun pembahasan kali ini akan fokus pada truck CDD yang memiliki beberapa jenis dengan fungsi berbeda-beda.

Sekilas Tentang Truk CDD yang Menarik Diketahui

harga truk CDD

Tentu sangat penasaran tentang apa itu CDD dalam truk? CDD merupakan singkatan dari Colt Diesel Double atau lebih mudah disebut dengan truk doubel engkel.

Doubel engkel karena memiliki 6 ban yaitu 2 ban depan dan 4 ban bagian belakang. Berbeda dengan CDE yang masih menggunakan 4 ban sehingga kekuatannya berbeda.

Untuk nama CDD sendiri pada awalnya adalah sebuah merk Mitsubishi namun kemudian digunakan sebagai penyebutan umum. Terutama untuk kendaraan yang memiliki ban belakang ganda atau 4 buah.

Namun untuk CDD truk sendiri terbagi menjadi beberapa jenis yang mana masing-masing memiliki ciri dan fungsi berbeda. Dengan mengetahui perbedaan dari jenis-jenis tersebut memudahkan Anda menentukan jenis yang akan digunakan.

Apalagi jika Anda membutuhkan truk untuk pengiriman barang sehingga harus mengetahui mana yang tepat. Tujuannya agar barang-barang yang dikirim bisa sampai ke tujuan dalam keadaan baik tanpa adanya kerusakan.

Jenis-Jenis CDD Truk yang Memiliki Ciri dan Fungsi Berbeda

Truk CDD Wingbox

Truk CDD digunakan untuk pengiriman personal maupun bisnis seperti pindahan rumah, pembelian furniture ukuran besar, membeli barang elektronik, berbagai jenis bahan baku dan lainnya.

Daya angkut untuk kendaraan jenis ini yaitu maksimal 5 ton dimana ada 3 jenis armada yang memiliki fungsi berbeda. Ketiga jenis tersebut yaitu jenis bak, box dan pendingin yang memiliki ukuran atau dimensi bervariasi.

Untuk informasi lebih detailnya tentang beberapa jenis tersebut bisa simak penjelasan singkat berikut ini.

1. Truk CDD bak

Untuk truk CDD bak sebenarnya sudah sering Anda temui dan paling banyak untuk mengangkut berbagai barang. Baik untuk angkutan kebutuhan masyarakat, material bangunan serta lainnya.

Desain bak terbuka bagian atas bisa untuk mengangkut barang lebih banyak dari biasanya. Kekuatan kendaraan satu ini juga sangat luar biasa sehingga bisa membawa lebih banyak dari jenis CDD truk lainnya.

Detail informasi:

  • Panjang = 450 cm
  • Lebar = 200 cm
  • Tinggi = 200 cm
  • Dimensi = 26 CBM
  • Berat kosong = 2,3 ton
  • Berat maksimal 5 ton
  • Ukuran mobil panjang = 670 cm, lebar = 200 cm dan tinggi = 220 cm.
  • Mesin model = 4D34-2AT7
  • Kapasitas silinder = 3.908 cc
  • Kecepatan maksimum = 112 km/jam
  • Tenaga maksimum = 136/2.900 PS/rpm

2. CDD box

Salah satu jenis yang paling sering digunakan adalah truk CDD box sebenarnya sama atau mirip dengan jenis sebelumnya. Namun dari segi dimensi jauh lebih besar dengan kapasitas muatan sebesar 4 ton.

Jenis truk ini termasuk kategori berukuran kecil sehingga sering digunakan untuk mengirimkan barang sampai ke jalan sempit. Mungkin Anda sudah sering melihat jenis truk ini untuk mengirim produk-produk tertentu.

Ciri khas dari jenis truk CDD yaitu memiliki box yang tertutup penuh sehingga muatannya tidak terlihat sama sekali. Jadi cukup aman membawa berbagai jenis barang tanpa khawatir jatuh selama perjalanan.

Detail informasi:

  • Panjang = 450 cm
  • Lebar = 200 cm
  • Tinggi = 200 cm
  • Dimensi = 24 CBM
  • Berat kosong = 2,5 ton
  • Berat maksimal 5 ton
  • Ukuran mobil panjang = 670 cm, lebar = 200 cm dan tinggi = 220 cm.
  • Mesin model = 4D34-2AT7
  • Kapasitas silinder = 3.908 cc
  • Kecepatan maksimum = 112 km/jam
  • Tenaga maksimum = 136/2.900 PS/rpm

Contoh barang-barang yang bisa diangkut menggunakan CDD box antara lain produk farmasi, material bahan bangunan, semen, marmer, keramik, alat tata panggung, alat musik besar, furniture besar dan banyak lainnya.

3. Truk Pendingin CDD atau Truk Chiller

Jenis selanjutnya yaitu truk CDD pendingin yang memiliki fitur khusus untuk mengirim bahan mudah busuk atau sejenis es. Seperti pengiriman es, udang, ikan, daging, bahan sayuran, buah dan berbagai jenis barang-barang lainnya.

Detail informasi:

  • Panjang = 420 cm
  • Lebar = 200 cm
  • Tinggi = 180 cm
  • Dimensi = 24 CBM
  • Berat kosong = 2,5 ton
  • Berat maksimal 5 ton
  • Ukuran mobil panjang = 670 cm, lebar = 200 cm dan tinggi = 220 cm.
  • Mesin model = 4D34-2AT7
  • Kapasitas silinder = 3.908 cc
  • Kecepatan maksimum = 112 km/jam
  • Tenaga maksimum = 136/2.900 PS/rpm

4. CDD Truk Bak Air Galon

Jenis keempat truk CDD yaitu bak air galon untuk mengangkut galon dalam jumlah banyak. Menggunakan kendaraan ini membuat pengiriman galon menjadi lebih aman, menghindari kerusakan dan langsung mengirim banyak.

Detail informasi:

  • Panjang = 760 cm
  • Lebar = 230 cm
  • Tinggi = 250 cm
  • Dimensi = 43 CBM
  • Berat kosong = 4 ton
  • Berat maksimal 14 ton
  • Ukuran mobil panjang = 870 cm, lebar = 240 cm dan tinggi = 270 cm.
  • Mesin model = 6D16-3AT2
  • Kapasitas silinder = 7.545 cc
  • Kecepatan maksimum = 96 km/jam
  • Tenaga maksimum = 220/2800 PS/rpm

5. CDD Truk Los Bak

Jenis selanjutnya yaitu CDD truk los bak dengan model terbuka bagian belakang tanpa bak atau box. Biasanya digunakan untuk pengiriman barang tertentu misalnya papan triplek, semen dan lainnya.

Detail informasi:

  • Panjang = 430 cm
  • Lebar = 200 cm
  • Tinggi = 200 cm
  • Dimensi = – CBM
  • Berat kosong = 2,5 ton
  • Berat maksimal 5 ton
  • Ukuran mobil panjang = 670 cm, lebar = 200 cm dan tinggi = 220 cm.
  • Mesin model = 4D34-2AT8
  • Kapasitas silinder = 3.908 cc
  • Kecepatan maksimum = 112 km/jam
  • Tenaga maksimum = 125/2900 PS/rpm

Banyaknya jenis CDD truk yang ada memudahkan Anda menentukan jenis kendaraan untuk mengirimkan berbagai jenis barang. Misalnya untuk makanan mudah basi sebaiknya menggunakan jenis chiller sedangkan untuk galon memakai jenis lain.

Jika Anda membutuhkan truk-truk seperti ini maka bisa menyewa daripada harus membeli karena harganya jelas mahal begitupun biaya perawatan. Gunakan jasa sewa profesional agar bisa mendapatkan jenis-jenis truk CDD yang memiliki performa terbaik.

Baca juga : Ini Dia Jenis Truk CDD Muatan Logistik di Indonesia

filter solar canter

Yosua: Bengkel Filter Solar Canter Terpercaya Jakarta

Melakukan perawatan pada kendaraan adalah kewajiban, bukan hanya bodi atau mesin saja, tapi sampai ke bagian filter solar canter juga harus diperhatikan. Karena bagian ini menjadi titik nadi mesin yang apabila mengalami kerusakan efeknya cukup besar.

Tidak sedikit pemilik maupun pengemudi kendaraan bermesin diesel yang abai terhadap bagian filter atau penyaring bahan bakar ini. Karena tidak tahu efeknya bisa sampai membuat mesin mati.

Sekali rusak bagian tersebut bisa mengakibatkan mesin tidak nyaman digunakan, bahkan bisa mengakibatkan mogok dan mesin mati. Tentu saja, Anda tidak mau mengalami permasalahan seperti ini, terutama ketika harus segera mengantarkan pasokan logistik menggunakan truk.

Kerusakan atau Filter Solar Canter Kotor Apa Dampaknya?

Banyak pemilik truk maupun sopir abai terhadap perawatan mesin dan bagian pelengkapnya, karena merasa hal tersebut merupakan pemborosan anggaran. Padahal perawatan rutin hingga pengecekan ke seluruh bagian bisa menghemat biaya perbaikan.

Terutama untuk bagian filter bahan bakar, jika dirawat dengan baik akan lebih lama masa pakainya dan terhindar dari kerusakan terlalu cepat. Apabila sudah terjadi kerusakan atau tidak dibersihkan rutin, maka dampaknya adalah:

1. Mesin Brebet dan Kurang Bertenaga

Bagi yang belum tahu apa fungsi dari filter solar, yaitu untuk menyaring partikel kotoran selama mesin diesel bekerja. Bahan bakar dari tangkai yang akan masuk ke sistem pembakaran akan disaring terlebih dahulu melalui filter ini.

Apabila filter ini kotor atau rusak maka tidak dapat melakukan penyaringan maksimal, efeknya kotoran seperti pasir halus atau sulfur masuk ke dalam mesin. Apabila banyak kotoran masuk dan menumpuk, dapat menyebabkan mesin brebet dan kurang tenaga.

Efeknya ketika dijalankan kendaraan bermesin diesel melaju lebih lambat, bahkan dapat kehilangan tenaga, terutama di kondisi yang membutuhkan dorongan kuat seperti saat menanjak.

2. Boros Solar

Dampak lain dari kerusakan atau kurang bersihnya filter solar canter adalah permasalahan dalam penggunaan bahan bakar. Ketika kotoran masuk ke dalam sistem pembakaran yaitu pompa injeksi dan injektor nozzle, maka bisa menyumbat ujungnya.

Ketika bagian ujung ini tersumbat tidak akan bisa tertutup sempurna, hasilnya adalah bahan bakar akan lebih banyak keluar sehingga mempercepat habisnya solar di tangki penyimpanan.

Jadi, apabila bagian ini tidak dirawat karena alasan menghemat biaya, justru malah membuat Anda semakin boros. Sebab kerusakannya berakibat pada konsumsi solar menjadi lebih tinggi.

Masalah yang Terjadi Jika Ganti Filter Solar Canter Truk Sembarangan

Banyak juga pemilik kendaraan yang menyadari bahwa membersihkan dan mengganti filter solar berkala penting, tapi tetap ingin hemat dengan menggantinya sendiri. Atau memilih melakukan perbaikan di bengkel tanpa mengetahui kualitas bengkelnya terlebih dahulu.

Melakukan hal ini mungkin akan menghemat cukup banyak biaya perbaikan, tapi amankah? Jika Anda punya keahlian dalam permesinan dan tahu bagaimana cara melakukan pembersihan juga penggantian filter, maka tidak masalah.

Namun, apabila tidak tahu tekniknya, maka efeknya bisa menambah kerusakan pada bagian filter solar canter, bahkan ketika menggunakan produk baru. Ada banyak sekali masalah yang bisa timbul karena mengganti atau membersihkan filter sembarangan, yaitu:

  1. Kebocoran pada bagian karet yang bisa terjadi karena saat pemasangan karet terlipat sehingga saringan tidak pas tempatnya. Ini bisa menyebabkan kotoran masuk melalui celah pada lipatan karet.
  2. Pembersihan kurang optimal sehingga membuat masih ada kotoran menempel kemudian masuk ke sistem pembakaran.
  3. Penyaring tidak terpasang dengan baik karena tidak menggunakan alat khusus untuk memasang dan mencabut filter.

Jadi, ketika hendak mengganti atau membersihkan bagian ini, yang perlu diperhatikan bukan hanya berapa lama harus ganti filter solar, tapi juga proses pengerjaannya agar tepat dan sesuai. Akan lebih baik jika menyerahkan pekerjaan perbaikan maupun perawatan kepada ahlinya.

Penyebab Filter Harus Diganti Sebelum Waktunya

filter solar

Umumnya, penyaring bahan bakar pada mesin diesel harus diganti setidaknya setelah jarak tempuh 20 ribu km, tapi dalam banyak kasus harus diganti sebelum waktunya. Hal ini bukan karena kualitas produk yang kurang baik, melainkan pemilihan bahan bakar kurang tepat.

Apa yang dimaksud filter solar? Yaitu penyaring bahan bakar pada mesin diesel. Penyaring ini akan bekerja lebih keras apabila bahan bakar yang harus disaring lebih kotor dan meninggalkan banyak kotoran.

Anda harus menggunakan bahan bakar dengan angka cetane rendah. Sebab solar seperti ini memiliki kandungan sulfur dan air yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, kemungkinan residu kotoran banyak yang tertinggal sehingga filter lebih cepat kotor.

Oleh sebab itu, disarankan untuk memilih solar atau bahan bakar dengan angka cetane tinggi. Di pompa bensin, biasanya disediakan pilihan jenis solar untuk pengguna kendaraan bermesin diesel, terutama truk.

Penyebab lain yang membuat filter solar canter menjadi cepat kotor dan rusak adalah pemilik atau pengguna enggan melakukan pembersihan tepat waktu. Agar tidak cepat ganti baru, Anda harus melakukan pembersihan pada jarak tempuh mencapai 10 ribu km.

Pembersihan kotoran dan kerak yang menempel pada bagian penyaring akan membantu memperpanjang usia bagian tersebut. Dengan demikian, tidak mudah rusak dan tidak perlu ganti baru dalam waktu penggunaan yang singkat.

Ganti Filter Solar Canter Aman di Bengkel Terpercaya

Filter Solar

Salah satu kunci agar performa kendaraan tetap optimal, terutama untuk jenis kendaraan pengangkut seperti truk yang bermesin diesel adalah penggunaan bahan bakar tepat, juga pemeliharaan baik pada bagian filter bahan bakarnya.

Penting untuk selalu melakukan pembersihan tepat waktu dengan rentang waktu telah disebutkan di atas. Selain itu, ketika mencapai batas maksimum penggunaan yaitu setelah jarak tempuh 20 ribu hingga 30 ribu km.

Jika sudah mencapai jarak tempuh tersebut, maka bisa lakukan filter solar canter di bengkel terpercaya. Mengapa harus memilih bengkel terpercaya? Ini alasan mengapa harus servis di bengkel terpercaya:

1. Montirnya Tidak Asal-asalan

Karena bengkel terpercaya mengandalkan kualitas, maka sudah pasti montirnya tidak asal-asalan dan memiliki sertifikat keahlian. Selain itu, juga sudah melalui pelatihan untuk menangani perbaikan kendaraan bermesin diesel seperti truk.

2. Suku Cadang Terpercaya

Filter solar canter di bengkel terpercaya sudah pasti original dan asli karena ada jaminan keasliannya. Beda jika Anda melakukan penggantian di bengkel pinggir jalan, keasliannya harus dipastikan lagi. Bagi yang awam masalah suku cadang, pasti akan kesulitan membedakan suku cadang asli dan palsu atau KW.

3. Peralatan Lengkap

Sebab lainnya adalah peralatan yang lengkap sehingga bisa melakukan perbaikan lebih cepat. Risiko bengkel tidak dapat melakukan perbaikan karena tidak ada peralatan juga lebih kecil.

4. Riwayat Servis Tercatat

Keuntungan bila servis di bengkel terpercaya adalah Anda akan memiliki riwayat servis yang lengkap. Misalnya melakukan penggantian filter solar canter akan dicatat tanggalnya sehingga Anda bisa tahu berapa lama pemakaian sampai ganti baru.

5. Tarifnya Jelas

Sering menemukan harus bayar mahal setelah servis? Biaya membengkak karena ternyata ada tambahan biaya ini-itu sehingga Anda harus membayar lebih banyak. Di bengkel terpercaya tidak demikian, karena tarifnya jelas dan dipasang sejak awal.

Opsi terbaik untuk penggantian filter atau pembersihannya adalah dengan membawa ke bengkel terpercaya. Salah satunya adalah Yosua Logistik yang menyediakan layanan bengkel perbaikan truk, baik mesin maupun berbagai bagian lainnya.

Untuk info layanan dan lokasi bengkel bisa cek di yosualogistik.co.id atau hubungi WA kami untuk bicara langsung dengan bagian pelayanan. Yosua Logistik menawarkan penyewaan truk serta bengkel perbaikan untuk berbagai macam jenis truk.

Anda bisa melakukan perbaikan truk mulai dari mesin, bagian interior dan eksterior, hingga pembersihan juga penggantian filter solar canter yang dikerjakan oleh montir ahli dengan keahlian profesional.

Untuk informasi selanjutnya kujungi website https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi via WA.

Baca juga : Ini Dia Tanda-Tanda Oli Truk Kamu Harus Diganti

filter solar

Yuk Kenali Tanda Filter Solar Truk Harus Diganti

Tahukah Anda filter solar merupakan salah satu bagian mesin kendaraan yang perlu diperhatikan? Namun, masih banyak pemilik kendaraan maupun sopir kurang memerhatikan bagian ini padahal jika bagian ini rusak efeknya tidak bisa dikatakan kecil.

Patut diketahui bahwa fungsi filter untuk bahan bakar pada mobil diesel sangat penting, yaitu menyaring endapan kotoran dan kandungan air. Jika fungsi ini gagal dilakukan, maka efeknya bisa buruk pada kendaraan, terutama merusak bagian mesin.

Gejala yang paling gampang dilihat dan menandai rusaknya bagian ini adalah asap hitam keluar dari knalpot meskipun mesin dalam kondisi putaran rendah. Asap hitam ini berasal dari residu kotoran solar yang masuk ke saluran pengabutan bahan bakar mesin.

Jika gejala ini dibiarkan, maka bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan tentu saja akan menyebabkan pembengkakan biaya perbaikan.

Efek Negatif Jika Filter Solar Truk Tidak Diganti

filter solar

Penggantian filter bahan bakar pada mesin diesel memang perlu dilakukan rutin agar tarikan mesin bisa tetap enak dan tidak menghambat suplai bahan bakar ke mesin. Jika penggantian tidak dilakukan rutin, maka bisa menyebabkan efek berikut ini:

1. Terjadi Kerusakan pada Pompa Injeksi dan Injektor

Akibat kotornya bagian penyaring akan merusak pompa injeksi dan injector nozzle. Hal ini dapat terjadi akibat penumpukan kotoran di dalam penyaring, kotoran ini dapat berupa pasir-pasir halus.

Apabila pasir-pasir halus masuk ke dalam pompa injeksi dapat membuat luka, aus, dan baret pada dinding pompa atau injektor nozzle. Lalu berimbas kerusakan pada kedua bagian penting tersebut.

2. Menyebabkan Pemborosan Bahan Bakar

Apa yang terjadi jika filter solar kotor? Salah satu efek bisa langsung dirasakan adalah mesin boros solar atau bahan bakar. Karena bagian penyaring yang kotor membuat kotoran bisa lewat ke dalam pompa injeksi dan injector nozzle.

Kemudian kotoran akan menyumbat bagian ujung nozzle tip. Apabila nozzle tip tidak bisa menutup sempurna, maka tekanan solar di dalam injector akan terus mengalir. Hasilnya adalah terjadi konsumsi bahan bakar lebih banyak dari keadaan normal.

3. Mesin Kurang Tenaga

Efek negatif lainnya apabila filter solar tidak dibersihkan atau diganti secara rutin adalah menghambat aliran bahan bakar sehingga menjadikan mesin brebet, goyang, dan kurang tenaga. Sebab penyemprotan bahan bakar ke dalam ruang bahan bakar tidak sempurna.

Selain kurang bertenaga, mesin juga jadi susah dihidupkan akibat penumpukan kotoran menghalangi jalur bahan bakar. Tanpa bahan bakar, mesin tidak dapat dihidupkan.

4. Truk Mogok Tiba-tiba karena Bahan Bakar Mampet

Apa efek jika filter tidak diganti? Salah satunya adalah mesin mati atau mogok tanpa diduga. Terutama ketika mesin harus bekerja keras, seperti saat berada di tanjakan. Jika hal ini terjadi, maka akan sangat berbahaya, terutama bagi pengguna jalan lainnya.

Mesin yang tidak mendapatkan suplai solar tidak akan bisa menyemprotkan ke dalam ruang bahan bakar sehingga akan mengakibatkan mesin tidak bekerja normal alias mogok.

5. Keluar Asap Hitam pada Knalpot

Keluarnya asap hitam dari knalpot truk juga merupakan efek negatif apabila penyaring bahan bakar tidak diganti rutin. Asap hitam muncul karena injektor tidak dapat mengabutkan bahan bakar di dalam ruang bahan bakar karena kotoran menumpuk.

Kapan Filter Solar Truk Harus Diganti?

Karena ada begitu banyak efek negatif dari kerusakan pada bagian penyaringan bahan bakar membuat ganti filter harus masuk dalam agenda rutin perawatan. Apalagi jika kendaraan sering digunakan untuk proses pengangkutan dalam maupun luar kota.

Bukan hanya harus diganti ketika masanya tiba, filter bahan bakar ini juga perlu dibersihkan secara rutin. Terutama ketika melakukan pengecekan mesin, harus menyertakan pembersihan filter sehingga tidak mengakibatkan hal tidak diinginkan.

Jadi, kapan ganti filter solar truk? Untuk ukurannya tergantung dari pemakaian. Jika sudah menempuh jarak sekitar 20 ribu km, maka sudah saatnya melakukan penggantian penyaring bahan bakar.

Namun, pada kasus khusus yaitu pemakaian truk yang lebih sering dengan keadaan ruas jalan dilalui cukup sulit, atau apabila lampu indicator sudah menyala, maka penggantian bisa dilakukan lebih awal, sekitar 15 ribu km jarak tempuh.

Salah satu penyebab filter solar harus cepat diganti karena kotoran menumpuk adalah kualitas bahan bakar. Jika kualitas solar yang digunakan rendah, maka semakin cepat harus mengganti spare part ini. Bahkan dengan jarak tempuh 10 ribu km sudah harus dilakukan penggantian.

Jadi, jika Anda menggunakan kualitas bahan bakar kurang baik, maka akan berefek pada keawetan filter dan mesin. Meskipun hemat saat beli bahan bakar, tapi boros biaya pemeliharaan.

3 Indikasi Filter Solar Harus Ganti Baru

filter solar

Salah satu penanda yang memperlihatkan waktu penggantian filter adalah lampu indicator di layar MID. Biasanya lampu indicator disertakan dalam navigasi truk agar menjadi pengingat sopir. Namun, apabila tidak ada lampu indicator, bisa melihat dari tanda berikut ini:

1. Asap Hitam dari Knalpot

Ciri pertama adalah keluarnya asap hitam dari knalpot saat mesin dalam keadaan putaran rendah atau idle. Hal ini menandakan residu dari kotoran sulfur bahan bakar tidak dapat lagi disaring filter sehingga masuk ke saluran pengabutan bahan bakar.

Sulfur akan ikut terbakar saat proses kompresi sehingga menyebabkan asap yang keluar berwarna hitam. Di jalan raya sering kali terlihat truk yang mengeluarkan asap hitam, artinya filter solar truk tersebut rusak dan perlu segera diganti baru.

2. Jika Jarak Tempuh Mencapai 20 ribu KM

Indikasi lainnya yang mengisyaratkan Anda harus segera melakukan penggantian spare part bagian filter ini adalah apabila sudah melewati jarak tempuh 20 ribu km hingga 30 ribu km.

Jika sudah berada di 10 ribu km, saatnya melakukan pembersihan, tapi apabila sudah menembus angka 20 ribu km harus segera merencanakan penggantian. Batas maksimalnya adalah di angka 30 km. Lebih dari angka tersebut harus ganti filter solar.

3. Ketika Terjadi Pemborosan Solar

Indikasi lainnya adalah apabila truk Anda mengonsumsi bahan bakar lebih banyak daripada biasanya. Setiap pemilik truk atau sopir pasti bisa menghitung berapa banyak bahan bakar diperlukan untuk jarak tempuh tertentu, ini bisa dijadikan patokan.

Apabila dengan jarak tempuh, tujuan, dan waktu sama tapi memerlukan lebih banyak bahan bakar, maka bisa jadi filter memang saatnya diganti. Anda bisa lakukan pengecekan fisik juga. Apabila filter lembab atau terlihat menghitam juga menjadi indikasi diperlukannya ganti baru.

6 Langkah Ganti Filter Solar

Jika sudah saatnya melakukan penggantian penyaring solar, maka Anda bisa melakukannya dengan 8 langkah berikut ini:

  1. Siapkan alat pembuka filter, botol bekas, dan corong agar lebih mudah saat menampung solar bekar.
  2. Buka filter dengan memutar searah jarum jam, untuk mengendurkan penutupnya. Jika ingin mengencangkan putar kea rah sebaliknya.
  3. Setelah berhasil membuka penyaring, tampung solar bekas ke dalam botol bekas.
  4. Siapkan filter solar baru dan olesi dengan solar atau oli pada bagian karetnya. Oles tipis saja, fungsinya untuk membuat karet licin sehingga tidak berubah kedudukannya saat dipasang pada rumahan filter.
  5. Pasang filter baru, kemudian pompa sampai menjadi keras. Pemasangan bisa menggunakan tangan saja dan pastikan kondisi tangan Anda kering.
  6. Coba hidupkan mesin dan periksa apakah penyaring sudah berfungsi sebagaimana mestinya.

Opsi aman untuk penggantian filter adalah dengan menyerahkan pekerjaan ke pihak profesional. Bukan hanya mengganti, Anda juga bisa mengecek dan melakukan pemeliharaan truk di Yosua Logistik.

Untuk info layanan dan lokasi bengkel bisa cek di https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi admin kami via WA untuk bicara langsung dengan bagian pelayanan. Yosua Logistik menawarkan penyewaan truk serta bengkel perbaikan untuk berbagai macam jenis truk.

Tidak hanya mengecek atau mengganti filter solar, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan rutin di bengkel Yosua Logistik dan akan dilayani oleh mekanik profesional serta berpengalaman.

Untuk informasi selanjutnya kujungi website https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi via WA.

 

Baca juga : Solusi Mudah Ganti Oli Mesin Truk Canter Berpengalaman

Mengetahui Ukuran Ban Truk

Cara Mudah Ganjal Ban Truk pada Dataran Miring

Menjadi pengemudi truk, terutama untuk mengangkut barang dari satu kota ke kota lain harus paham mengenai cara ganjal ban truk. Jadi, bukan hanya perkara menjalankan kendaraan besar itu saja, tapi mesti paham bagaimana cara memarkirkannya di berbagai kondisi dataran.

Dataran di Indonesia tidak selalu rata, terkadang ada jalan tanjakan maupun turunan. Apalagi untuk perjalanan antar kota, tidak selalu bisa dilalui dengan jalanan lempeng dan nyaman. Hal inilah yang membuat pengemudi truk harus memiliki keahlian ekstra.

Salah satunya dalam hal memarkir dan menggunakan ganjalan untuk ban truk. Sebab apabila keahlian ini kurang dikuasai, maka akan berbahaya. Bisa saja kendaraan kehilangan keseimbangan dan lepas kendali ketika diparkirkan atau komponen di dalamnya rusak.

Sulitnya Ganjal Ban Truk Saat Berada di Tanjakan

dimensi truk tronton

Memarkirkan atau berhenti di jalanan menanjak sebenarnya berbahaya. Namun, hal ini seringkali terjadi karena berbagai alasan. Salah satunya karena kerusakan mesin sehingga truk tidak mampu menanjak.

Jika hal ini terjadi, maka truk tidak bisa naik atau turun dan terpaksa parkir. Selain itu, ada alasan kemacetan, ban yang aus sehingga tidak mampu menopang isi muatan berat, dan berbagai alasan lainnya.

Apapun alasannya mengganjal ban truk di tanjakan atau dataran miring tidak mudah dan bisa dikatakan berbahaya. Namun, kebanyakan pengemudi tidak memiliki pilihan, sebab dalam keadaan darurat, mau tidak mau harus parkir dan memanfaatkan ganjalan pada roda kendaraan.

Setiap pengemudi bisa saja mengalami keadaan darurat ini dan dapat terjadi kapan saja. Apabila terjadi, risikonya cukup besar, bukan hanya kerusakan komponen, tapi juga dapat menyebabkan kecelakaan.

Kesulitan ganjal ban truk ini akan diperparah apabila Anda tidak mempersiapkan peralatan untuk keadaan darurat tersebut. Seperti perkakas perbaikan juga alat ganjal ban.

Kerugian Akibat Parkir di Dataran Miring pada Truk

ukuran bak truk tronton

Lebih jauh dapat dikatakan bahwa ketika Anda memarkir truk atau kendaraan roda empat lainnya di dataran miring akan menimbulkan banyak risiko. Risiko yang paling umum adalah kerusakan pada komponen kendaraan.

Hal ini disebabkan komponen dalam kendaraan harus bekerja lebih keras sebab kondisinya tidak normal. Bagian yang akan diserang pertama kali adalah rem. Sebab saat memarkir rem tangan dipasang dalam keadaan on untuk menahan agar roda tidak bergerak

Kemudian permasalahan akan bertambah ke bagian roda, sebab bagian ini berhubungan langsung dengan rem. Ban truk terbuat dari apa? Cukup kuatkah untuk bertahan di tanjakan. Meskipun terbuat dari karet yang tebal dan berlapis, tapi lama kelamaan roda truk akan aus.

Indikasinya, ketika putaran roda juga menjadi lebih berat yang disebabkan kemampuan rem menurun. Maka Anda perlu waspada dalam kondisi ini risiko ban aus dan slip lebih tinggi sehingga faktor risiko kecelakaan pada pengemudi juga meningkat.

Jika sudah begini, periode berapa lama ban truk harus diganti yang normal tidak bisa digunakan. Sebab kondisi roda bekerja keras sehingga menyebabkan lebih cepat aus dan harus lebih cepat diganti.

Selain mempercepat kerusakan komponen dan berbahaya, memarkir truk di tanjakan juga menyulitkan. Anda harus menggunakan ganjalan untuk menahan roda sehingga tidak berputar dan membuat truk mundur.

Kebanyakan orang menggunakan balok kayu untuk ganjal ban truk dalam keadaan darurat. Namun, melakukannya cukup sulit dan tidak bisa dikerjakan oleh satu orang saja. Kesulitannya, ketika Anda tidak punya pendamping, maka harus meminta bantuan dari luar.

Cara Ganjal Ban Truk dan Parkir di Dataran Miring

truk Mitsubishi colt diesel

Kondisi darurat harus parkir di area dataran miring atau tanjakan memang sering kali tidak terelakkan. Para sopir sangat sering menemukan keadaan ini dan harus bisa mengatasinya. Berikut adalah beberapa tips parkir di dataran miring dan cara ganjal ban agar tidak meluncur:

1. Pastikan Posisi Kendaraan di Tepi

Langkah pertama adalah memastikan bahwa kendaraan berada di bagian tepi jalan agar tidak mengganggu kendaraan lainnya. Posisikan kendaraan ke tepian tapi tidak sampai mengganggu akses pejalan kaki.

Anda perlu memastikan kendaraan lain yang ingin mendahului atau berada di haluan kanan tidak terganggu karena proses parkir dan ganjal ban truk. Perhatikan posisi parkir sebab kendaraan pengangkut berukuran besar dan pasti akan memakan banyak tempat.

2. Aktifkan Rem Tangan

Langkah kedua adalah mengaktifkan rem tangan. Hal ini perlu dilakukan agar kendaraan tidak bergerak maju atau mundur. Terutama di jalanan ramai, pengaktifan rem harus langsung dilakukan setelah mendapatkan posisi parkir terbaik.

3. Pindahkan Tuas Transmisi ke Posisi Gigi 1

Sebelum melakukan ganjal ban truk, Anda perlu memastikan bahwa tuas transmisi telah berada di posisi gigi 1 jika berada di tanjakan. Apabila berada di turunan harus berada pada gigi mundur.

4. Putar Roda Depan

Jika berada di posisi tanjakan, roda depan harus diarahkan atau diputar hingga sisi belakang salah satu roda depan menyentuh trotoar atau bidang lebih tinggi dari jalan.

Sebaliknya roda depan harus diputar hingga sisi bagian depan menyentuh trotoar atau bidang lebih tinggi dari jalan, jika dalam posisi turunan.

5. Ganjal Ban Truk

Terakhir mengganjal roda baik bagian depan maupun belakang dengan alat pengganjal maupun ganjalan darurat. Apabila lokasi parkir sangat terjal dan licin, maka tambahkan ganjalan dengan bentuk menyilang.

Misalnya roda depan diganjal ke arah depan kiri, dan bagian roda belakang diganjal ke arah belakang kanan. Fungsinya agar ganjalan menjadi lebih solid, kuat, dana man.

Alat yang Bisa Digunakan untuk Ganjal Ban Truk

Bagian penting untuk memastikan posisi parkir kendaraan di dataran miring aman adalah memastikan pengganjalnya benar-benar solid dan kuat. Oleh sebab itu, hanya alat-alat tertentu yang dapat digunakan untuk mengganjal roda, terutama roda truk karena ukurannya besar.

Beberapa alat berikut bisa digunakan sebagai ganjalan roda dalam kondisi parkir di tanjakan maupun turunan:

1. Karet Ganjalan

Benda apa yang bisa mengganjal ban mobil? Salah satunya adalah karet ganjalan atau rubber wheel chock. Ini adalah pengaman untuk semua jenis kendaraan agar roda tidak bergeser saat parkir maupun ketika dilakukan perbaikan.

2. Balok Kayu

Alat berikutnya adalah balok kayu, biasanya berbentuk segitiga atau lancip di salah satu sisinya agar bisa menahan roda dengan baik. Harus terbuat dari kayu yang kuat dan solid agar bisa menahan pergerakan ban.

3. Batu

Anda juga bisa menggunakan batu untuk ganjal ban truk, tapi ukuran batunya harus pas sehingga dapat mengganjal bagian roda dengan tepat. Namun, penggunaan batu lebih berisiko dan kemungkinan ganjalan terlepas sangat tinggi.

4. Alat Khusus Penahan Ganjal Roda

Anda juga bisa mempersiapkan alat penahan ban kendaraan sebagai antisipasi keadaan darurat. Ada berbagai produk penahan ban ini dengan berbagai ukuran disesuaikan jenis kendaraannya.

Kondisi darurat memang tidak memandang waktu dan tempat, bisa terjadi di saat-saat paling menyulitkan. Misalnya truk mengalami kerusakan di tanjakan maupun turunan sehingga harus segera menepi dan diparkirkan.

Dalam kondisi seperti ini, keahlian sopir dalam menangani keadaan darurat sangat dibutuhkan yaitu bagaimana cara memarkirkan truk dengan benar.

Yosua Logistik melayani perbaikan truk dan juga penyewaan kendaraan pengangkut logistik. Hubungi Yosua Logistik setelah berhasil memarkirkan dan ganjal ban truk dengan baik untuk mengatasi permasalahan perbaikan kendaraan logistik Anda.

Untuk informasi selanjutnya kujungi website https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi via WA.

Baca juga: Cara Pilih Ban Truk untuk Muatan Berat Agar Tidak Salah Beli

ukuran ban truk canter

Lampu Truk Canter Hidup Sebelah dan Cara Mengatasinya

Bagian lampu truk canter termasuk sebagai sparepart yang sangat penting. Apalagi bukan hanya dipakai demi keamanan sendiri tapi pengendara lainnya. Jika bermasalah, risiko berkendara saat malam hari menjadi sangat besar.

Masalah mati atau redup sebelah sebenarnya telah banyak dialami oleh seorang pengendara. Supaya tidak menjadi penyebab kecelakaan dan masalah, jangan sampai dibiarkan. Terlebih karena membahayakan bagi kendaraan lain di jalan.

 

Bahaya Lampu Truk Center Hidup Sebelah

lampu truk belakang

Perlu diketahui kalau berkendara saat malam hari pasti akan kekurangan cahaya. Walaupun pada daerah perkotaan sekalipun bukan mengartikan jika begitu terang. Tetap dibutuhkan penerangan dengan performa yang baik.

Apakah Anda memiliki masalah lampu belakang truk canter mati pada satu bagian? Jawaban terbaik jika masalah ini terjadi tentu disebabkan sudah bermasalah. Tapi harus tenang karena bisa terdeteksi dengan mudah.

Selain itu jika ternyata sein rusak, kemudian indikator pada speedometer berkedip. Kemungkinan terbesar yang akan ditemukan yakni baru sekedar redup. Tapi kalau sudah cukup parah, artinya kemungkinan telah mati total.

Bahaya dari masalah matinya lampu jarak jauh, jarak dekat maupun sein jangan dibiarkan. Terlebih karena penerangan tidak akan berjalan dengan baik. Masalah ini sangat merepotkan sehingga perlu mengatasinya sebaik mungkin.

 

Cara Mengatasi Lampu Truk Canter Hidup Sebelah Sesuai Masalahnyalampu truk canter

Penting Anda ketahui sebelumnya jika masalah mati sebelah ada lampu truck penyebabnya banyak. Tentu perlu memastikan harus mengetahui gejala dan identifikasi kerusakan. Kemudian bisa diselesaikan dengan cara yang sesuai.

1. Perbaikilah Sekring

Trik pertama untuk memperbaiki lampu mati sebelah pada truk jenis canter yakni memperhatikan sekring. Ternyata ada risiko masalah sekringlampu truk canter sehingga perlu diperbaiki. Terutama karena pada dasarnya bermasalah.

Dalam mengatasinya sebenarnya terbilang tidak sulit untuk diikuti. Anda bisa mencoba untuk melilitkan dua serabut tembaga menuju bagian terminalnya. Lalu tidak ketinggalan memasang sekring headlamp pada posisi yang sebenarnya.

Apabila telah melakukan tahapan sebelumnya, Anda dapat segera menyalakan lampu. Bisa dibilang kalau langkah ini harus dilakukan dengan maksimal. Tentu bisa dilakukan sendiri walaupun profesional memiliki jaminan lebih baik.

Jika masalah lampu truk canter karena sekring dianggap terlalu buruk, harus di atasi maksimal. Terutama menggunakan solusi terbaik agar mampu mengerjakan dan memperbaiki maksimal. Pastinya sesuai dengan masalah matinya sekring.

Sementara itu apabila perbaikan tidak memberi dampak apapun, artinya harus segera mengganti. Umumnya hal ini perlu dilakukan oleh profesional pada bengkel resmi. Tujuannya agar sekring yang diganti sesuai dengan kebutuhan.

2. Ganti Relay Truk

Berusaha untuk mengganti relay truk bisa dibilang menjadi hal yang disarankan dilakukan. Terlebih karena kerusakan pada relay sebenarnya sangat umum terjadi. Wajar apabila telah dijadikan sebagai hal yang perlu diperhatikan.

Tapi sebelumnya perlu memeriksa relay lampu truk canter terlebih dahulu. Tenang saja karena memeriksanya bisa dilakukan secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Tapi harus memastikan sudah memahami bagaimana langkahnya.

Memeriksa fungsi relay dapat dilakukan dengan cara menggoyangkan kabel. Jika lampunya ternyata menyala saat kendaraan diam, artinya mengalami kerusakan. Tentunya untuk mengatasinya hanya satu cara yakni mengganti bagian relay.

Tapi jika menggoyangkan lampu truk canter dan menyala seperti biasa, bukan menandakan ada kerusakan. Melainkan hanya disebabkan karena kendornya kabel relay pada truk. Artinya harus mencopot kembali dan memasang ulang.

Pada pemasangan ulang ini harus dilakukan dengan baik sehingga kuat. Sementara itu jika ternyata permasalah kerusakan pada relay, harus mengganti pada profesional. Bahkan pada bengkel resmi sehingga ditangani sang ahli.

3. Cek Kualitas dan Daya Bohlam

Tips mengatasi jika mengalami lampu truck mati sebelah yakni cek kualitas dan daya bohlam. Sebenarnya telah banyak ditemukan pada lampu truk canter. Tentunya mengganggu sekali banyak orang yang sering mengendarainya.

Anda diwajibkan mengecek ulang apakah lampu yang digunakan telah punya kualitas baik. Artinya jangan sampai menggunakan sparepart palsu. Walau ingin membeli yang murah atau kw, karena memiliki risiko harus dihindari.

Untuk memeriksanya perlu dilakukan dengan melihat keaslian dari pabrik. Termasuk boleh juga menanyai pada bengkel resmi agar semakin memastikan. Jangan sampai terdapat kekurangan dari kualitas karena mengganggu pemakaian.

Tidak ada salahnya mencari harga lampu depan truk canter dan lampu belakang besar. Jika kualitasnya baik bukan menjadi masalah besar. Tidak ketinggalan harus melihat dulu ukuran dayanya sesuai pada kendaraan.

Pastinya tidak boleh sampai terlalu tinggi ataupun terlalu besar. Kalau masalah tersebut ditemukan, tentu menandakan harus segera menggantinya. Jika sudah diganti, kemudian menyebabkan nyala terang akan Anda temukan.

4. Bersihkan Reflektor

Lampu truk canter Anda yang mati sebelah harus diperbaiki dengan cara membersihkan reflektor. Sebenarnya banyak orang masih menganggap apabila cara ini tergolong sepele. Bahkan tidak diperhatikan sebagai cara yang penting.

Padahal nyatanya begitu krusial karena bisa saja terdapat karat karena kotoran. Artinya Anda diwajibkan untuk membersihkan secara rutin. Apalagi cuaca pada lingkungan sekitar lembab dan karat kemudian lebih cepat.

Membersihkan bagian reflektor begitu penting supaya pancaran cahaya lebih baik. Bahkan jika dibersihkan secara maksimal, pantulannya semakin terang. Belum lagi terbebas dari kotoran sampai karat sehingga dipastikan bersih.

Tapi membersihkan reflektorlampu truk canter sebenarnya jangan sampai sembarangan dilakukan. Banyak orang mencoba menggunakan tenaga ahli sebagai pilihan. Tujuannya supaya mampu mengenali setiap penyebab dan mengatasinya.

Ciri kerusakan lainnya juga dapat diperhatikan dan ditemui ahlinya. Tidak heran jika harus memastikan untuk memeriksanya sebaik mungkin. Jangan sampai lupa membersihkan agar tidak menyebabnya kotor dan mati pada lampu.

5. Gantilah Soket dan Kabel Rusak

Mengganti soket dan kabel rusak mampu dipakai memperbaiki lampu truk canter. Sebenarnya hal ii perlu dilakukan jika melihat kabel sudah mengalami terkelupas. Termasuk soket yang tidak mampu lagi untuk diperbaiki.

Apabila dibiarkan ternyata dapat menjadi masalah yang besar. Tidak lain karena arus listrik yang sebelumnya baik berubah menjadi kurang normal. Tapi jika diperbaiki, kemudian arus listrik di dalamnya kembali normal.

Masalah ini ditemukan padavariasi lampu depan canter maupun tipe biasa. Kalau dibiarkan begitu buruk karena terus menerus mengalami redup. Bahkan jika lebih lama dibiarkan, kemudian akan mengalami mati sepenuhnya.

Masalah lainnya yang perlu diperhatikan yakni jika mengalami putus kabel. Pastinya masalah tersebut menjadi penyebab terbesar kenapa tidak bisa menyalakan lampu. Wajar jika harus diperbaiki dengan cara menggantinya.

Banyak orang mencoba untuk menyambung kembali kabel padalampu truk canter. Sebenarnya tidak menutup kemungkinan arus listrik kembali berjalan. Tapi risikonya terlalu besar mengalami korsleting yang segera terjadi.

Untuk menyelesaikan masalah pada lampu dan sparepart lainnya sebenarnya jangan sembarangan. Terutama jika kargo darat dan kontainer dipakai untuk distribusi pulau jawa dan pulau lainnya. Termasuk mencoba melakukan tahap ekspor-import.

Agar memperoleh solusi terbaik, harus memastikan untuk menggunakan jasa dan layanan yosualogistik.co.id. Tentunya disediakan armada dan unit canter berkualitas. Hasilnya menyajikan keamanan serta kenyamanan berkendara diterima.

Pastinya aman apabila dipakai sebagai distribusi produk dan barang. Anda bisa menghubungi kami untuk informasi unit dan harganya. Tentu dengan pengalaman kami, memastikan lampu truk canter tidak bermasalah.

Apabila Anda ingin memeriksa lampu center truk, kujungi website https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi via WA.

Baca juga : Jasa Reparasi Terpercaya untuk Lampu Truk yang Tidak Menyala

lampu truk belakang

Kenali Penyebab Lampu Truk Belakang Tidak Menyala

Masalah lampu truk belakang telah menjadi hal yang diwaspadai pengendara. Terutama karena berisiko sekaligus membahayakan saat malam hari. Baik pada bagian depan maupun belakang sebenarnya memiliki masalah sama besarnya.

Penting sekali bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara memastikan kondisi tetap baik. Tujuannya agar keamanan berkendara dapat terjamin setiap saat. Apalagi truk termasuk kendaraan besar sehingga jangan sampai bermasalah.

Sebenarnya lampu masih tergolong sebagai komponen kecil dalam kendaraan. Meski begitu permasalahan yang dialami oleh sparepart tersebut terbilang banyak. Bahkan sering membuat pusing disebabkan dapat muncul terus.

Mungkin Anda selalu bertanya sebenarnyakenapa lampu belakang sering mati? Belum lagi dapat terjadi kondisi mati sebelah, dua-duanya atau hanya sekedar redup. Apabila dibiarkan sangat riskan dikendarai apalagi hujan.

Anda tidak boleh membiarkan perjalanan tersebut dalam risiko dan masalah. Terlebih jika begitu takut pada keamanan dan kenyamanan yang belum terjamin. Penting untuk mengetahui penyebab matinya sampai estimasi biayanya.

Pastinya terdapat rasa takut juga mengenai keluarnya estimasi yang terlalu banyak. Apalagi jika harus memakai layanan bengkel cukup banyak. Tentu harus memastikan memahami sebabnya dulu sebelum kemudian memperbaikinya.

 

Penyebab Kenapa Lampu Truk Belakang Mati atau Tidak Menyala

lampu belakang truk

Jika bingung dengan masalah lampu truck bagian belakang mati, tidak perlu repot. Terdapat identifikasi atau gejala pada komponen tersebut. Karena mampu membanu keselamatan berkendara, harus memastikan setiap penyebabnya.

1. Putusnya Sekring

Putusnya sekring bisa dibilang sebagai penyebab umum yang membuat lampu mengalami mati. Bahkan seringkali ditemukan sebagai masalah yang mudah Anda ketahui. Tapi cukup disayangkan karena tidak banyak orang sudah memahami.

Lampu truk belakang seringkali muncul disebabkan oleh fuse atau sekring mengalami putus. Putusnya sekring sendiri bukan muncul tanpa adanya sebab. Melainkan dapat disebutkan karena mengalami suatu korsleting listrik.

Bisa dibilang jika hubungan pendek dan arus berlebihan menjadi masalah yang penting dihindari. Terlebih karena mampu menyebabkan kondisi sparepart mengalami rusak. Bahkan dapat mengalami komplikasi pada bagian lain.

Jika awalnya rusak pada lampu truk belakang, bagian lainnya dapat terkena rusak sejenis. Tapi sebenarnya sekring mengalami putus bisa disebabkan karena pemakaian melebihi spesifikasi. Artinya relay set harus ditambahkan.

2. Tegangan Kelistrikan Kurang Stabil

Mengalami tegangan kelistrikan kurang stabil dapat menyebabkan putus dan kemudian tidak mau menyala. Bahkan walaupun sebelumnya menyala, tapi tiba-tiba kemudian mati. Tentunya berbahaya apabila dipakai dalam perjalanan.

Terlebihlampu truk belakang cukup membahayakan untuk pengendara lainnya. Apalagi jika berkendara pada jalanan redup dan pengendara di belakang tidak melihat tanda pada lampu. Artinya penting memperbaiki karena bahayanya.

Sebenarnya untuk awalnya Anda dapat memilih mengecek tegangan listrik terlebih dulu. Tapi bisa dilakukan jika telah memiliki alat bernama voltmeter. Nantinya Anda bisa melihat keadaan tegangan listrik di dalamnya.

Tegangan lampu truk belakang pastinya harus stabil saat berjalan. Apabila mengalami naik turun secara drastis dan cepat menjadi tanda buruk. Terutama karena berisiko cepat panas sampai putus pada bagian filamen.

3. Lampu Bohlam Terputus

Keadaan lampu bohlam terputus masih banyak terjadi pada banyak orang. Hal ini sebenarnya dapat disebabkan sebagai keadaan yang patut diperhatikan. Terutama karena seringkali terjadi dan kemudian menyebabkan masalah rusak.

Kalau dalam lampu truk belakang sebenarnya sering disebabkan pemilihan kurang tepat. Mungkin pembelian lampu terlalu murah sehingga memiliki kualitas terlalu rendah. Jika membeli jenis kw juga memiliki risiko hampir serupa.

Kalau Anda memakai tipe lampu semacam ini, tidak mampu awet saat dipakai. Melainkan karena kualitas rendah, kemudian mudah sekali putusnya. Bahkan harus mengganti terus, belum lagi kualitas penerangannya juga buruk.

4. Lampu Bohlam Tidak Terpasang Sempurna

Masalah lampu bohlam tidak terpasang sempurna termasuk hal yang perlu Anda waspadai. Terutama karena dalam lampu truk belakang sering ditemui kasusnya. Terlebih jika pemasangan yang dilakukan sendiri sehingga kurang teliti.

Pemasangan kurang tepat dan asal-asalan memang memberikan risiko besar. Mungkin sebelumnya juga terkena tangan sampai kotor sehingga fungsinya kurang berjalan. Jadi, pastikan agar menggunakan jasa profesional agar maksimal.

Tidak menutup kemungkinan Anda masih penasaran dengan apa itu lampu belakang mobil? Pastinya orang berpengalaman mampu memilihkan dan memasangkan secara akurat. Kemudian kualitas dan fungsinya saat dipakai terjamin lebih baik.

5. Relay Mati

Salah satu masalah terbesar dan sering terjadi pada lampu truck Anda yakni relay mati. Bahkan dikatakan telah dialami oleh jutaan pengendara atau pemilik kendaraan. Selain itu ditemukan juga pada berbagai kendaraan lain.

Permasalahan lampu truk belakang tidak mau menyala karena relay juga jangan sampai dibiarkan. Apalagi bisa menyebabkan kematian secara menyeluruh. Bahkan tidak menutup kemungkinan permasalahan ini membuat bagian lain terpengaruh.

Untuk memeriksanya, goyangkan saja kabel relay saat dalam keadaan mati. Tapi jika ternyata menyala setelah menggoyangkan, artinya bukan dalam keadaan baik. Melainkan perlu segera diganti terutama bagian kabel penghubungnya.

Masalah relay pada lampu truk belakang bukan termasuk yang terburuk. Tidak heran dapat segera diselesaikan dengan mudah dan cepat. Tapi harus mampu memeriksanya dulu agar memastikan jika relay perlu diganti.

6. Switch Meleleh

Kondisi switch meleleh dapat dikatakan memang sangat berisiko untuk terjadi. Hal ini menandakan Anda perlu memperhatikan kondisinya agar tetap baik. Termasuk menghindari keadaan buruk seperti meleleh setelah Anda pakai.

Lampu truk belakang ternyata dilengkapi switch sebagai suatu komponen yang penting. Jika mengalami masalah sampai meleleh dan tidak bisa dipakai, pasti membuatnya mati. Tidak heran jika harus mampu mencoba menghindarinya.

Sebenarnya masalah switch meleleh sebenarnya banyak sekali terjadi dan langsung dirasakan. Apalagi jika menyalakan truk terasa begitu seret. Tentu menandakan apabila harus segera di atasi demi menghindari masalah tersebut.

Berkaitan dengan masalah switch meleleh ditemukan padalampu belakang truk variasi maupun biasa. Wajar apabila harus memperhatikan gejalanya terlebih dulu. Termasuk mampu menghindarinya supaya tidak muncul kembali.

7. Soket Lampu Kotor dan Kendor

Bagian soket lampu kotor dan kendor menjadi masalah yang ditemukan karena tiba-tiba mati. Anda disarankan untuk segera memeriksanya karena keadaan mungkin saja kurang baik. Misalnya kotor sehingga perlu untuk dibersihkan.

Tidak ketinggalan harus melihat juga apakah kondisinya sudah kendor atau masih kuat. Kalau keadaan semacam ini dibiarkan tentu menjadi masalah besar. Terutama karena meningkatkan peluang mudah putus karena suplai listriknya.

Terhalangnya suplai listrik dalamlampu truk belakang dapat dikatakan cukup buruk. Sebenarnya kondisi yang ditemukan bisa hanya kotor atau kendor. Tapi jika ternyata kedua keadaan tersebut terjadi, dapat memperbaiki langsung.

Pada dasarnya masalah lampu mati cukup berbahaya sehingga harus menemukan solusi terbaik. Saat ini yosualogistik.co.id menyediakan unit kendaraan terlengkap. Tentu sudah berpengalaman menyajikan kargo darat dan kontainer.

Anda dapat menghubungi kami untuk konsultasi armada yang dibutuhkan. Terdapat pengalaman 35 tahun sehingga terjamin semua unit dalam kondisi baik. Bahkan membantu distribusi Pulau Jawa dan pulau lainnya.

Belum lagi kami juga memiliki pengalaman melakukan ekspor-import sukses. Sektor keamanan dan kenyamanan menjadi hal yang selalu ditekankan. Jadi, distribusi produk dan barang tidak terganggu oleh masalah lampu truk belakang.

Apabila Anda ingin memeriksa kondisi lampu truk, kujungi website https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi via WA.

Baca juga : Jasa Reparasi Terpercaya untuk Lampu Truk yang Tidak Menyala

alat ukur tekanan angin ban truk

Berikut Cara Mudah Pakai Alat Ukur Tekanan Angin Ban Truk

Ada banyak hal yang harus diperiksa sebelum berkendara, termasuk tekanan ban dengan menggunakan alat ukur tekanan angin ban truk. Pasalnya, tekanan angin yang kurang bisa membuat casing ban panas sehingga menjadi cepat aus.

Tekanan angin yang terlalu berlebihan justru berpotensi membuat tapak ban menonjol sehingga cengkeramannya tidak maksimal. Tidak hanya itu, jika tekanannya terlalu tinggi, maka ban bisa saja pecah di tengah jalan hingga menimbulkan kecelakaan.

Selain itu, sokbreker akan terasa lebih keras, sebab bannya tidak mampu menyerap hentakan akibat kondisi jalan. Lalu, apa yang terjadi jika tekanan ban kurang? Dampaknya, tekanan angin yang kurang dapat membuat ban sedikit kempes dan mengganggu proses berkendara.

Oleh karena itu, setiap pemilik kendaraan berat seperti truk wajib memeriksa tekanan angin bannya secara berkala. Sebab jika tidak sesuai standar, stabilitas pengemudian dapat berkurang sehingga risiko kecelakaan menjadi lebih tinggi.

Nama Alat Ukur Tekanan Angin Ban Truk

bengkel mesin truk

Sebelum mengetahui cara menggunakan alat ukurnya, tahukah Anda apa nama alat untuk mengukur tekanan ban? Umumnya, alat yang kerap digunakan untuk mengukur tingkat tekanan gas adalah Pressure Gauge.

Sedangkan alat khusus untuk pengukuran tekanan ban disebut dengan Tyre Pressure Gauge. Dengan alat tersebut, ahli mekanik dapat menentukan apakah bannya perlu diberikan udara tambahan atau justru perlu dikurangi tekanannya.

Ada Tyre Pressure Gauge yang terpisah dengan pompa ban, namun ada juga yang alatnya sudah menjadi satu dengan pompa. Biasanya, Tyre Pressure Gauge yang sudah menjadi satu dengan pompa lebih banyak digunakan karena lebih praktis dan memudahkan.

Sebab saat melakukan pengisian udara, maka tekanannya bisa sekaligus terukur menggunakan alat tersebut dalam satu waktu. Selain itu, terdapat beberapa tipe alat ukur tekanan angin ban truk menurut meterannya, yaitu sebagai berikut:

  • Tipe mekanis, saat digunakan maka meteran skala ukurannya akan keluar.
  • Tipe analog, saat digunakan maka jarum analog di dalamnya (manometer) akan bergerak.
  • Tipe digital, saat digunakan maka hasil bacaan tekanannya akan langsung tampil secara digital.

Berikut Cara Mudah Pakai Alat Ukur Tekanan Angin Ban Truk

Pada dasarnya, prinsip kerja alat pengukur tekanan sangat sederhana namun efektif. Sebaiknya, gunakan alat tipe analog atau digital agar metode pembacaannya lebih mudah. Adapun langkah-langkah mudah memakai alat ukur yaitu:

  1. Siapkan alat ukur tekanan angin ban truk, lalu pilih ban sebelah mana yang akan diperiksa tekanannya.
  2. Kemudian, carilah karet kecil pada bagian pelek truk, lalu buka katup udaranya.
  3. Selanjutnya, tekan ujung dari alat pengukur dan tahan dengan kuat. Setelah itu, Anda dapat melihat hasil pengukuran tekanannya pada jarum analog atau layar digitalnya, tergantung tipe pengukur yang digunakan.

Sebelum penggunaan alatnya, akan lebih baik apabila Anda melakukan kalibrasi terlebih dahulu, kalibrasi adalah metode penyesuaian alat ukur agar hasil pengukurannya lebih akurat dengan cara mengikuti panduan atau buku manual alat tersebut.

Lalu, idealnya berapa ukuran tekanan angin ban truk? Sebenarnya, setiap jenis truk memiliki perbedaan standar tekanan angin. Misalnya, ada yang standar untuk ban depan adalah sekitar 65-80 psi, sedangkan bagian belakang sekitar 100-120 psi.

Namun untuk tipe kendaraan besar seperti truk atau bus, ada yang standar untuk ban depannya adalah sekitar 70 psi, sedangkan bagian belakang sekitar 100 psi. Oleh karena itu, Anda wajib memperhatikan buku manual untuk mengetahui berapa standar tekanannya.

Terutama bagi kendaraan besar seperti truk yang memiliki mobilitas tinggi serta muatan berlebih, Anda wajib mengukur tekanannya dengan alat ukur tekanan angin ban truk secara rutin. Pasalnya, kendaraan berat membutuhkan perawatan ekstra dari pada mobil biasa.

Cara Memeriksa Tekanan Angin Ban Truk Sesuai Standar

ban truk untuk muatan berat

Setelah mengetahui alat serta cara menggunakannya, Anda perlu mengetahui bagaimana cara memeriksa tekanan angin ban truk sesuai standar. Agar kondisinya tetap prima dan tidak mengganggu stabilitas berkendara, lakukan pemeriksaan dengan cara sebagai berikut:

​​1. Periksa permukaan atau tapak bannya

Sebelum mulai memeriksa tekanannya, sebaiknya lakukan pemeriksaan terhadap permukaan tapak ban secara keseluruhan terlebih dahulu. Periksa apakah terdapat kejanggalan seperti distorsi atau gelembung pada permukaannya, sebab hal tersebut bisa mempengaruhi.

2. Periksa secara menyeluruh

Saat mengoperasikan alat ukur tekanan angin ban truk, jangan lupa untuk memeriksa seluruh ban. Dibandingkan mobil biasa, truk memiliki roda lebih banyak yaitu sekitar 16-24 tergantung jenisnya, jadi pastikan untuk mengecek semuanya tanpa terkecuali.

3. Sesuaikan dengan buku manual

Kemudian, pastikan untuk menyesuaikan kondisi tekanannya dengan standar pada buku manual kendaraan. Biasanya, setiap kendaraan berat memang memiliki anjuran kondisi berbeda sesuai tipe. Misal, standar untuk dump truck dengan truk canter tentu berbeda.

4. Dinginkan bannya terlebih dahulu

Sebelum mulai mengukur menggunakan alat ukur tekanan angin ban truk, mulailah dengan ban yang dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk mendinginkan bannya terlebih dahulu dengan cara parkir pada area teduh selama minimal 3 jam atau lebih.

5. Gunakan Tyre Pressure Gauge yang akurat

Di antara 3 tipe Tyre Pressure Gauge, alat yang paling rekomendasi adalah Pressure Gauge digital, sebab tingkat akurasinya lebih tinggi. Selain itu, sebaiknya pilihlah Tyre Pressure Gauge yang tingkat pengukurannya mencapai angka hingga 230 psi.

6. Sesuaikan tekanannya sesuai hasil pengukuran

Setelah mendapatkan hasil sesuai dengan yang tertera pada alat ukur tekanan angin ban truk, saatnya menyesuaikan kondisi ban agar lebih aman. Lakukan pengurangan tekanan jika tekanannya terlalu tinggi, atau pompa kembali angin jika tekanan terlalu rendah.

Waktu yang Tepat untuk Cek Tekanan Udara Ban Truk

Lalu, kapan waktu yang tepat bagi pemilik kendaraan untuk memeriksa tekanan udara pada bannya? Karena tekanan angin akan berkurang seiring waktu, maka sebaiknya Anda rutin melakukan pengecekan setiap 10-14 hari sekali, atau saat bannya terasa kempes.

Selain itu, ada juga yang menerapkan sistem pre-inspection untuk mengecek tekanan angin ban setiap kali kendaraan akan meninggalkan garasi. Yang penting, pastikan alat ukur tekanan angin ban truk berada dalam kondisi baik saat melakukan inspeksi.

Kemudian, jangan lupa untuk memastikan isi pentil bekerja dengan baik, sehingga tidak akan terjadi kebocoran. Pastikan bahwa tutup bagian pentil selalu terpasang, sebab jika terdapat butiran kerikil atau pasir yang masuk maka dapat mempengaruhi ban serta tekanannya.

Jangan lupa juga untuk segera menyesuaikan tekanannya setelah pengukuran. Jika memiliki kompresor udara sendiri, maka Anda bisa melakukan pengisian udara secara mandiri atau pergi ke bengkel terdekat untuk memperoleh layanan isi angin.

Salah satu solusi perawatan kendaraan berat secara menyeluruh adalah dengan menggunakan layanan dari Yosua Logistik. Yosua Logistik menyediakan layanan perawatan kendaraan  oleh para mekanik handal dan berpengalaman pada bidangnya.

Kami akan memeriksa dan merawat mulai dari kondisi lampu, roda, oli, hingga bannya secara maksimal agar performa berkendara selalu prima.

Apabila Anda ingin memeriksa kondisi ban truk, kujungi website https://yosualogistik.co.id/ atau hubungi via WA.

Baca juga : Kenali Penyebab Ban Truk Bocor Alus dan Sering

ban truk bocor

Kenali Penyebab Ban Truk Bocor Alus dan Sering

Masalah ban truk bocor kerap terjadi jika membawa kendaraan bermuatan berat seperti truk. Hal ini karena tekanannya memang lebih besar dibanding kendaraan biasa, sehingga potensi terjadinya kebocoran hingga ledakan pun lebih besar.

Jika ini sampai terjadi, maka risiko kecelakaan tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, setiap pemilik kendaraan berat wajib mengetahui apa saja penyebab bannya bocor halus, apalagi jika kejadian bocornya sangat sering terjadi.

Sebab jika terjadi kecelakaan akibat truk, maka seluruh pengguna jalan lainnya juga rentan terkena dampaknya. Dengan mengetahui penyebab, risiko kecelakaan akibat ban truk yang bocor dapat dihindari, sehingga tidak akan berpotensi merugikan pengguna jalan lain.

Apabila sudah mengidentifikasi apa penyebab kebocorannya, maka langkah berikut adalah mengatasinya. Selain itu, Anda juga perlu mengantisipasi terjadinya kebocoran lanjutan dengan cara merawat bannya atau mengganti dengan yang baru.

Kenali Penyebab Ban Truk Bocor Alus dan Sering

ban truk untuk muatan berat

Bocor alus adalah suatu kondisi dimana bannya akan mengalami pengempesan atau kurang angin secara bertahap tetapi kebocorannya tidak bisa dideteksi. Jadi, sebenarnya apa saja penyebab ban bocor? Umumnya, beberapa hal berikut ini bisa menjadi faktor penyebab.

1. Terkena selipan batu kecil

Pernahkah Anda melihat batu kecil atau kerikil menyelip pada sela-sela alur tapak roda mobil? Sebenarnya, batu-batu kecil tersebut sangat berpotensi menyebabkan bannya menjadi bocor, khususnya tipe kerikil bersisi runcing atau tajam.

Biasanya, hal ini terjadi karena melalui medan berbatu atau jalanan berkerikil, sehingga selipan pada sela-sela bannya tidak bisa dihindari. Selain itu, penyebab lainnya adalah akibat permukaan ban jarang dibersihkan dari selipan kerikil.

2. Terkena benda tajam seperti paku

Benda tajam, terutama paku merupakan salah satu faktor penyebab utama ban truk bocor. Selain paku, contoh benda tajam lainnya yaitu kawat, batangan besi, dan lain sebagainya yang bisa masuk dan tertancap pada permukaan bannya.

Jika terkena benda tajam, maka potensi ban meledak akan semakin besar. Lalu, apa penyebab ban truk meledak? Selain karena benda tajam, penyebabnya juga bisa karena kendaraan sering melalui medan yang buruk, atau karena tekanan muatannya terlalu besar.

3. Tambalan sebelumnya kurang sempurna

Jika sebelumnya Anda pernah tambal ban kendaraan, maka potensi penyebab bannya mengalami kebocoran adalah akibat tambalan yang tidak sempurna. Hal ini karena proses menambal memang harus dilakukan secara teliti.

Contoh penyebabnya yaitu karena pemanasan tambalan kurang lama atau kurang matang sehingga kualitas lemnya menjadi kurang kuat. Atau, bisa jadi memang tambalannya tidak cukup lebar untuk menutupi kebocoran, sehingga ban truk bocor rentan terjadi lagi.

4. Ujung pompa bannya rusak

Potensi penyebab ban bocor selanjutnya adalah akibat kerusakan pada ujung pompa ban atau pentile. Hal tersebut akan menyebabkan bannya mengalami bocor halus, sebab fungsi pentile ini yaitu untuk menutup udara dari dalam agar tidak keluar.

Oleh karena itu, jika pentile pada kendaraan Anda memang sudah tidak berfungsi dengan baik, sebaiknya segera lakukan pengecekan. Jika bisa dideteksi ban truk bocor sejak dini, maka risiko kebocoran juga bisa dihindari.

5. Tidak sesuai spesifikasi

Potensi penyebab terakhir adalah karena bannya memang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Apalagi, setiap kendaraan sudah memiliki kategori khusus untuk ukuran komponen-komponennya.

Misal, jika memilih ban yang tidak sesuai spek ukuran pelek, maka potensi kebocoran akan semakin besar karena bebannya tidak proporsional. Selain itu, tekanan yang lebih besar dari beban maksimum bannya juga dapat berpotensi menyebabkan kebocoran.

Alternatif Solusi Mengatasi Ban Truk Bocor

Bengkel mobil dan truk

Setelah berhasil mengidentifikasi apa saja potensi penyebab kebocoran, saatnya mengetahui apa saja alternatif solusinya. Jadi, apa yang harus dilakukan saat ban bocor? Sebagai alternatif, ada 2 hal yang bisa dilakukan yaitu menambal atau mengganti dengan yang baru.

Jika memutuskan untuk menambal, maka sebaiknya pilihlah bengkel dengan fasilitas dan kemampuan menambal yang memadai. Sebab jika salah menambal atau hasil tambalannya kurang maksimal, maka bisa dipastikan potensi kebocoran akan kembali terjadi.

Sedangkan jika memutuskan untuk mengganti ban truk bocor dengan yang baru, maka Anda harus memilih produk sesuai dengan spesifikasi kendaraan maupun muatan. Pasalnya, salah satu penyebab bannya cepat bocor adalah karena tidak sesuai spesifikasi.

Cara Mengganti Ban Truk Bocor dengan Cepat

bengkel truk terdekat

Apabila Anda memilih untuk mengganti bannya dengan yang baru, ada 2 opsi yaitu mengganti sendiri atau Anda ke bengkel. Sebaiknya memang langsung ke bengkel, tapi dalam kondisi darurat Anda bisa mengikuti cara berikut:

1. Persiapkan peralatan

Pertama-tama, Anda perlu menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Untuk mengganti ban, Anda wajib menyiapkan dongkrak, kunci roda, serta ban cadangan sesuai tipe kendaraan, baik dari aspek ukuran maupun tekanan angin.

2. Persiapkan lampu hazard

Dalam kondisi darurat, misalnya harus mengganti bannya di tengah jalan, maka sebaiknya segera siapkan lampu hazard (lampu segitiga) sekitar 1 meter dari truk berhenti. Hal tersebut sebagai penanda bagi kendaraan di belakang bahwa Anda sedang memperbaiki kendaraan.

3. Pasang dongkrak

Dongkrak adalah alat terpenting untuk mengangkat bodi truk. Selain itu, dongkrak juga berfungsi menahan bodi truknya selama Anda melakukan bongkar pasang. Sebaiknya posisikan dongkrak di rangka truk agar lebih mudah untuk dibongkar.

4. Lepaskan baut roda

Untuk mengganti ban truk bocor, Anda perlu melepaskan baut roda menggunakan kunci roda atau alat pembuka baut seperti air impact wrench. Setelah seluruh baut terlepas, barulah bannya bisa lepas dari bodi truk.

5. Pasang dengan cadangan

Kemudian, ganti bannya dengan menggunakan ban serep/cadangan yang tersedia. Jangan lupa gunakan besi untuk mencongkelnya agar lebih mudah masuk, lalu pasang dengan alat pembuka baut hingga kencang. Terakhir, lepas dongkrak dan prosesnya selesai.

Tips Merawat Ban Truk Agar Lebih Awet dan Tahan Lama

bengkel mesin truk

Untuk mengantisipasi ban truk bocor, sebaiknya Anda rutin melakukan perawatan. Sebab jika sudah terlanjur bocor, maka Anda wajib menambal atau mengganti dengan yang baru, dan biayanya tentu cukup mahal. Berikut beberapa tips perawatan yang bisa dicoba:

  1. Periksa tapak atau permukaan bannya. Jika terdapat kerikil atau bebatuan kecil, segera bersihkan agar tidak berpotensi menimbulkan bocor maupun mengganggu daya cengkeram.
  2. Selalu cek tekanan angin, jangan sampai berlebihan, apalagi kurang dari standar.
  3. Perhatikan pentile ban, pastikan terpasang dengan tepat agar bannya tidak bocor.
  4. Lakukan spooring, yaitu proses meluruskan kembali kedudukan roda kendaraan sesuai setingan pabrik agar bannya tetap bisa melaju lurus.
  5. Lakukan balancing atau rotasi ban dengan cara menyilang atau lurus untuk mengetahui tekanannya.
  6. Ganti bannya secara rutin, terutama jika tapak atau permukaannya mulai terkikis sehingga daya cengkeramnya berkurang.
  7. Hindari medan berlubang atau berbatu, agar sistem suspensi serta bannya tidak cepat rusak.

Untuk merawat kondisi kendaraan berat secara menyeluruh, terutama truk, Anda bisa mempercayakannya kepada Yosua Logistik. Yosua Logistik memiliki layanan bengkel untuk membantu merawat kendaraan berat Anda agar performanya tetap maksimal.

Informasi layanan penggantian dan perawatan ban truk bocor, hubungi kami via WA atau kunjungi website https://yosualogistik.co.id/.

Baca juga : Cara Pilih Ban Truk untuk Muatan Berat Agar Tidak Salah Beli

ganti ban truk canter

Cara Pilih Ban Truk untuk Muatan Berat Agar Tidak Salah Beli

Memilih ban truk untuk muatan berat memang tidak bisa sembarangan. Jika salah membeli, risikonya adalah dampak kecelakaan saat berkendara. Oleh karena itu, ada banyak aspek dalam memilih ban truk, terutama untuk muatan berat.

Mulai dari tipe, kualitas, keunggulan, hingga harga bannya adalah contoh aspek penting yang harus Anda perhatikan agar tidak salah beli. Dengan memilih produk berkualitas terbaik, risiko kecelakaan akibat ban tidak sesuai spesifikasi kendaraan bisa dihindari.

Sebagai kendaraan berat, mengendarai truk memang lebih sulit serta memiliki risiko lebih besar dari kendaraan lain seperti motor atau mobil biasa. Sebab jika mengalami kecelakaan, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pengemudi saja, namun pengguna jalan lainnya.

Oleh sebab itu, penting sekali bagi semua pengendara kendaraan berat seperti truk untuk memilih komponen terbaik bagi truk, terutama komponen bannya. Apabila terjadi kerusakan, sebaiknya segera perbaiki atau ganti dengan komponen baru.

Dampak Salah Pilih Ban Truk untuk Muatan Berat

ban truk

Jika salah memilih ban truk untuk muatan berat, maka dampak utamanya adalah risiko pecah atau meledak akan semakin besar. Hal ini karena tekanan roda pada truk memang lebih tinggi dari tekanan pada mobil biasa, sehingga dampaknya juga lebih besar.

Pada kendaraan muatan berat, bannya bisa meledak jika dindingnya mulai melemah, baik karena terkena lubang, karena bergesekan dengan bagian truk, atau karena terlalu panas. Jika sampai meledak, maka bodi, fender, selang udara, rem, hingga pelek truknya akan hancur.

Apalagi, dinding ban truk untuk muatan berat adalah komponen yang sangat tipis, dan dapat tercerai berai seiring putaran roda. Akhirnya, casing dan bongkahan karetnya akan lepas atau terlepas dari pelek, hingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

Selain itu, jika terjadi ledakan maka truknya akan berguncang dan bergulir ke arah ledakan, sehingga kemudi akan menjadi lebih berat. Dampaknya, bobot kendaraan akan terasa jatuh ke permukaan jalan sebab tidak ada lagi komponen penahan.

Penyebab Ban Truk Muatan Berat Pecah atau Meledak

bengkel truk terdekat

Lalu, sebenarnya apa penyebab ban truk meledak? Penyebab ledakan ini dapat bermacam-macam, namun penyebab utamanya adalah karena salah memilih roda atau bannya. Untuk meminimalisir dampak kecelakaan, sebaiknya pahami apa saja penyebabnya berikut ini:

1. Kombinasi velg dan bannya tidak proporsional

Jika salah memilih ban yang tidak sesuai dengan ukuran velg tetapi, akibatnya beban yang ada akan melebihi kapasitas. Sehingga, bannya menjadi mudah retak, pecah, atau benjol.

2. Beban muatannya terlalu berat

Semakin banyak beban, maka tekanan pada ban truk untuk muatan berat juga semakin besar. Tekanan tersebut akan memaksanya bekerja keras melampaui batas ketahanan, sehingga berisiko pecah sewaktu-waktu.

3. Sela-sela ukiran ban jarang dibersihkan

Salah satu kesalahan atau kelalaian para pemilik kendaraan berat adalah jarang membersihkan sela-sela pada ukiran bannya dari kerikil kecil dan tajam. Padahal, kerikil tersebut sangat berpotensi menusuk dan merusak roda.

4. Ban murah yang sudah kadaluarsa

Saat membeli ban truk untuk muatan berat, sebaiknya jangan mudah tergiur oleh harga murah. Produk harga murah umumnya memiliki kualitas jelek atau bahkan sudah kadaluarsa dan terlalu lama disimpan, sehingga kering atau getas dan rentan pecah.

5. Sering melalui medan buruk

Terlalu banyak hentakan keras akibat medan buruk atau lubang di jalan dapat merusak sistem suspensi dan kondisi bannya sehingga semakin cepat rusak. Pasalnya, benturan keras antara ban dengan dinding lubang jalan akan merusak rajutan kawat baja pelindung dinding bannya.

Panduan Cara Pilih Ban Truk Muatan Berat Agar Tidak Salah Beli

ban truk

Umumnya, truk memiliki roda lebih banyak, sekitar 16-24 tergantung jenisnya. Tahukah Anda mengapa ban truk lebih banyak? Ini karena gaya berat truk lebih besar dari mobil biasa. Lalu, bagaimana cara memilih ban terbaik untuk truk muatan berat? Berikut panduan lengkapnya.

1. Sesuaikan dengan kode maksimum beban

Saat memilih ban truk untuk muatan berat, Anda juga wajib selalu membaca kode yang tersemat pada bannya. Namun, perlu Anda perhatikan cara membaca kode pada roda truk berbeda dengan mobil biasa.

Contoh untuk kode seperti 16PR 146/143 J, Anda dapat mengetahui speed index (kecepatan maksimal) dan load index (maksimum beban muatan). Jika bannya menggunakan kode R, itu berarti tipe tersebut memiliki konstruksi radial.

2. Pilih berdasarkan jenis

Berdasarkan jenis konstruksinya, ban kendaraan berat terdapat dua jenia yaitu ban radial dan bias. Tahukah Anda apa perbedaan ban bias dan ban radial? Tipe radial terbuat dari baja dengan tapak lebih kaku sehingga lebih lentur dan tahan guncangan.

Sedangkan tipe bias terbuat dari benang/nylon dan lebih cepat panas, namun konstruksinya lebih kuat untuk menahan beban berat. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, sehingga cukup sesuaikan dengan kebutuhan Anda saat berkendara.

3. Cek tekanan anginnya

Selain mengetahui load index maksimum sesuai kode yang tertera, Anda juga wajib mengecek tekanan angin pada ban truk untuk muatan berat. Caranya, periksa ada berapa banyak star rating yang tersemat. Semakin banyak bintangnya, maka tekanan angin akan semakin tinggi.

4. Pilih berdasarkan tapaknya

Tapak roda truk terdiri atas beberapa jenis tergantung pada jenis jalanannya. Mulai dari jenis ban rib, lug, smooth, block, rock, hingga traction, yang bisa dipilih sesuai medan. Misalnya, jenis tapak traction memiliki daya cengkram yang cocok untuk kondisi jalanan basah.

5. Pilih berdasarkan kegunaannya

Berdasarkan kegunaannya, ban truk untuk muatan berat bisa diklasifikasikan menjadi beberapa kategori. Ada yang untuk penumpang, truk ringan, truk bus, kendaraan alat berat atau OTR, mesin pertanian, kendaraan industri, dan lain sebagainya.

Masing-masing memiliki spesifikasi khusus, sebab beban yang ditanggung juga berbeda. Apabila kendaraan akan digunakan untuk keperluan muatan berat seperti alat-alat industri, pertanian, atau lainnya, maka sebaiknya gunakan ban dengan load maximum lebih tinggi.

Pilihan Jenis Ban Mobil untuk Muatan Berat atau Truk

Selain berdasarkan konstruksi bannya, yaitu tipe radial dan bias, ban truk untuk muatan berat juga bisa diklasifikasikan menurut jenis tapaknya. Berdasarkan jenis tapak, berikut ini 6 jenis ban mobil yang bisa Anda pilih:

  • Tapak rib, yaitu memiliki pola atau alur yang dapat mengendalikan air, sehingga cocok untuk melewati jalanan basah serta genangan karena mampu meminimalisir selip atau gesekan.
  • Tapak lug, yaitu memiliki pola atau alur tegak lurus secara menyeluruh yang melingkari bannya, sehingga tahan digunakan melalui jalanan berbatu kecil atau berkerikil.
  • Tapak smooth, sesuai namanya jenis ini tidak memiliki pola/alur, dan biasa digunakan pada loader area tambang bawah tanah.
  • Tapak block, karakter polanya hampir mirip dengan tapak tib, namun mampu mengontrol pengereman dengan baik sehingga cocok untuk kondisi jalanan beraspal serta tanah gembur.
  • Tapak rock, memiliki pola berupa rock pattern, didesain khusus agar tahan terhadap bebatuan tajam sehingga tidak mudah aus.
  • Tapak traction, didesain untuk kendaraan berat yang butuh daya cengkeram kuat, misalnya untuk melalui jalanan becek, basah, atau berlumpur.

Sebagai kendaraan berat, truk memang berisiko tinggi mengalami kecelakaan lalu lintas. Agar keamanan berkendara selalu terjaga, Anda dapat mempercayakan kondisi keselamatan truk serta kondisi bannya pada Yosua Logistik.Yosua Logistik memiliki layanan bengkel untuk membantu menjaga performa kendaraan berat Anda tetap prima.

Untuk memilih serta merawat ban truk untuk muatan berat, cukup hubungi kami via WA  atau kunjungi websitenya di laman https://yosualogistik.co.id/.

Baca juga : Cara Merawat Ban Truk Besi Tronton

Kanvas kopling

Ini Dia Cara Mendeteksi Kanvas Kopling Truk yang Mulai Aus

Kanvas kopling merupakan salah satu komponen penting yang terdapat di mobil. Salah satu fungsinya adalah mempermudah perpindahan transmisi sehingga mesin tidak tersengal. Anda harus rajin merawatnya karena mempengaruhi performa truk.

Namun, apabila pengemudi menggunakan kendaraan secara sembarangan akan membuat kanvas tidak dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui apa penyebab kanvas kopling cepat habis?

Anda harus menghindari beberapa kebiasaan berikut ini jika tidak ingin kanvasnya cepat habis. Hindari melepas sekaligus menginjak kopling secara kasar. Anda juga tidak dianjurkan untuk menginjak pedalnya saat truk berjalan.

Anda tidak direkomendasikan menginjak setengah kopling. Kurangi beberapa kebiasaan buruk tersebut jika Anda tidak ingin kanvas pada kopling boros dan mudah aus. Selama ini, ada yang belum mengetahui cara mendeteksinya.

7 Cara Mudah Deteksi Kanvas Kopling yang Mulai Aus Pada Truk

kampas kopling truk
Replacement car clutch with shallow depth of field

Berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar bisa mendeteksi kanvas yang sudah aus. Jika Anda mengenali tanda-tandanya, maka bisa segera melakukan penangan agar tidak memperparah kondisi.

1. Sulit Melakukan Pindah Gigi

Kanvas sendiri memiliki banyak peranan penting bagi sebuah kendaraan, termasuk salah satunya adalah truk. Namun, ternyata tidak semua orang mengenal apa kegunaan kanvas kopling?

Adapun fungsinya antara lain adalah untuk memutus maupun menyambung tenaga putar yang bekerja dari mesin menuju ke transmisi. Kehadirannya bisa memperhalus penyaluran tenaga dari mesin ke transmisi.

Pada kondisi normal, biasanya perpindahan gigi persneling tidak memerlukan tenaga dan usaha yang ekstra. Namun, jika Anda menemukan kesulitan dalam melakukan pemindahan tersebut, maka bisa jadi kanvas kopling sudah tipis.

Sering kali para pengemudi tidak menyadari adanya tanda-tanda kerusakan kecil yang muncul dari truk. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan agar tidak memperparah kondisi truk tersebut.

Dalam hal ini, Anda juga perlu mengetahui apa saja masalah-masalah yang umum terjadi pada kopling. Dengan demikian, jika muncul tanda-tanda kopling bermasalah maka bisa segera mengatasinya.

Truk juga tidak dapat digunakan untuk melaju kencang karena tidak memiliki tenaga yang cukup. Bahkan, kondisi tersebut membahayakan bagi keselamatan dan keamanan para penumpangnya.

Oleh karena itu, perlu dilakukan deteksi dini terhadap kondisi kanvas kopling pada truk. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk memastikan kopling tersebut masih bagus atau sudah aus.

Kondisi aus tentu akan membuat truk bekerja keras untuk bisa berjalan. Jika sudah parah, mobil akan semakin berat untuk digerakkan. Akibatnya mobilitas menjadi terhambat.

2. Mengecek Injakan Pedal pada Kopling

Pada mobil manual, Anda dapat mengatur sendiri ketinggian injakan pedal kopling sesuai keinginan pengemudi. Namun, jika pengaturan tersebut mengalami perubahan secara tiba-tiba maka akan menyebabkan injakanan lebih tinggi.

Oleh karena itu, perhatikan dengan baik pengaturan ini. Terutama jika Anda ingin mengganti satu set dengan yang baru. Penyebab tingginya pedal tersebut adalah karena kanvasnya sudah aus.

Bahkan, bisa jadi karena sudah habis. Hal ini mengakibatkan injakan pedal menjadi semakin pendek sehingga pengemudi merasa kurang nyaman. Jika Anda menemukan tanda ini, maka segera lakukan penggantian kanvas kopling.

3. Mendeteksi Menggunakan Indra Penciuman

Anda juga dapat mendeteksinya dengan memanfaatkan indra penciuman. Biasanya akan timbul aroma tidak sedap seperti gosong saat kanvas aus. Pada awalnya bau tersebut tidak akan tercium di bagian kabin.

Namun, jika kondisinya sudah sangat tipis, maka bau gosong tersebut akan menyebar hingga ke kabin. Selain mempengaruhi kondisi truk, juga akan membuat para penumpang merasa kurang nyaman.

Jika mobil digunakan melewati turunan curam atau daerah tanjakan maka kanvas kopling menjadi lebih mudah terbakar. Hal itu dapat terjadi karena adanya gesekan tinggi di antara plat penekan dengan flywheel.

4. Mesin Mobil Lebih Mudah Panas

Tanda lain yang muncul antara lain bagian mesinnya lebih cepat panas. Jika kanvasnya hampir habis maka suhu mesin secara otomatis akan meningkat drastis.

Mesin panas merupakan hal yang wajar saat mobil digunakan. Namun, Anda perlu waspada saat kondisi mesinnya cepat panas. Hal ini menjadi tanda kanvas kopling aus atau hampir habis.

Pada kondisi tersebut, biasanya akan terjadi peningkatan rotasi mesin. Jika kanvasnya menipis, maka bagian permukaannya akan menjadi licin. Akibatnya, rotasi mesinnya menjadi lebih cepat.

5. Putaran Pada Mesin Menjadi Tinggi

Apa yang terjadi apabila kanvas kopling aus habis? Kondisi tersebut jika dibiarkan tentu akan berdampak buruk bagi kendaraan. Di samping itu, membuat pengemudi maupun penumpangnya merasa tidak nyaman.

Biasanya mesin akan terus berputar tanpa ada jeda. Akibatnya, transmisi menjadi sulit terhubung. Pada kondisi tersebut, Anda akan kesulitan saat menggeser tuas pemindah gigi yang menjadi kaku dan keras.

6. Selip Kopling

Cara lain untuk mendeteksi adalah dengan mengecek ada tidaknya selip kopling. Kondisi tersebut sudah umum terjadi pada truk yang kanvasnya sudah aus maupun habis.

Jika kanvas kopling truk Anda mengalami hal yang sama, maka sebaiknya harus segera dibawa ke ahlinya. Namun, pada umumnya banyak pengemudi yang tidak memahami adanya kerusakan ringan seperti ini.

7. Akselerasi dan Performa Truk Melemah

Ciri lainnya adalah akselerasi maupun performa dari truk akan menurun. Pemicunya karena jumlah tenaga dari hasil rotasi mesin tidak dapat tersalurkan pada transmisi.

Dengan demikian, meskipun Anda sudah menginjak pedal gas, namun kecepatan mesin pada truk tidak bisa bertambah. Hal yang terjadi justru akan menyebabkan mesin meraung atau berdecit.

Kanvas kopling yang sudah habis akan berpengaruh terhadap kondisi mobil. Anda harus segera mengatasinya untuk menjaga performa truk tetap bagus. Hal ini juga dilakukan agar mencegah truk macet saat digunakan.

Di sisi lain, untuk meminimalisir berbagai risiko seperti mesin tetap menyala meskipun mobil dalam kondisi diam dan lain-lain. Solusi lain dari permasalahan ini adalah mengganti dengan yang baru.

Apabila Anda menemukan salah satu dari beberapa tanda di atas, maka segera bawa mobil ke bengkel. Tujuannya untuk meminimalisir berbagai risiko sehingga mobil tetap bisa digunakan dengan lancar.

Anda bisa mempercayakan urusan tersebut kepada Yosua Logistik. Selain memberikan pelayanan memuaskan, kami juga memiliki tim ahli yang profesional dan berpengalaman dalam menangani masalah kanvas kopling pada truk.

Selain itu, tim Yosua Logistik juga ramah terhadap pelanggan. Kami juga siap membantu Anda mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dengan cepat dan juga tepat.

Customer service kami mudah untuk Anda hubungi. Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa service truk dari kami. Banyak orang yang telah membuktikan sendiri keunggulan pelayanan kami.

Yosua Logistik selalu memberikan solusi terbaik terhadap kendaraan Anda yang sedang bermasalah. Tunggu apalagi, segera manfaatkan penawaran menarik tersebut dan benefit lainnya.

Apabila Anda ingin mengganti kanvas kopling berkualitas bagus, maka hubungi tim kami melalui WA atau kunjungi web https://yosualogistik.co.id/.

Baca juga : Bengkel Ganti Kampas Kopling Truk Berpengalaman Jakarta